Menanti Pameran Batik Tulis Pamekasan di KTT G20

PAMEKASAN HEBAT – Batik tulis hasil kerajinan warga Pamekasan merupakan salah satu jenis batik tulis yang telah diakui oleh pemerintah pusat memiliki kualitas bagus, dan potensi ini didukung oleh pemerintah kabupaten (pemkab) melalui kebijakan branding batik tulis di berbagai jenis kendaraan dinas.

Komitmen Pemkab Pamekasan di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam dalam berupaya memasarkan batik tulis hasil kerajinan warga ini, bukan tanpa alasan. Bupati muda ini melihat ada peluang besar, batik Pamekasan bisa dikenal luas di kancah nasional dan internasional, karena beberapa alasan.

Selain karena dari sisi kualitas memang telah diakui bagus, juga dukungan dunia internasional yang telah menjadikan batik sebagai warisan budaya tak benda yang berasal dari Indonesia telah diakui oleh dunia, yakni Unesco. [Baca Juga: Menguatkan Identitas Pamekasan sebagai Kota Batik]

batik6Karena itu, beragam kegiatan promosi terus dilakukan, sejak Bupati Baddrut Tamam memimpin Pamekasan. Mulai dari branding batik tulis di berbagai jenis kendaraan dinas seperti mobil dan sepeda motor, sejak mantan anggota DPRD Jatim menjadi memimpin Pamekasan berbagai jenis kegiatan promosi terus digencarkan.

Penguatan identitas Pamekasan sebagai kota batik juga telah diakui oleh Moseum Rekor Dunia Indonesia (Mori) sebagai satu-satunya kabupaten di Indonesia yang menjadikan batik sebagai branding kendaraan dinas.

Pada 2022 ini, Pemkab Pamekasan juga terus menggencarkan promosi dengan dukungan anggaran yang tidak sedikit, yakni hingga Rp1,4 miliar untuk kegiatan pertunjukan keliling di Jawa-Bali, termasuk kegiatan promosi di Kota Pamekasan yang diberi nama “Pamekasan Fashion Week/PFW”. [Baca Juga: Branding Batik Pamekasan Akhirnya Menginspirasi Pemerintah Pusat]

Terpikat Batik Tulis Pamekasan
batik5Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf-RI) Sandiaga Salahudin Uno hadir secara langsung pada ajang bergengsi yang digelar Mandhepa Agung Ronggosukowati pada 1 Maret 2022 itu.

Hasilnya, sang Menteri sangat tertatik dengan kualitas batik tulis hasil kerajinan warga Pamekasan yang ditampilkan di ajang itu. Bahkan, Sandiaga Uno langsung menyatakan bahwa dirinya siap membantu mempromosikan batik tulis Pamekasan dan hendak dipamerkan di ajang Konferansi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan digelar di Bali dalam waktu dekat ini.

Atas permintaan itu, Bupati Baddrut Tamam menyatakan berterima kasih dan siap memenuhi permintaan sang menteri agar batik tulis Pamekasan bisa dipamerkan di ajang KTT G20. [Baca Juga: Batik Tulis Pamekasan Jadi Sovenir Ajang Mis Universe 2021 di Amerika]

batik4“Kami sudah meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Koperasi dan UMKM untuk mengkoordinasikan persiapannya dari sekarang kepada para perajin batik yang akan dikirim di pameran berskala internasional tersebut,” katanya di Pamekasan, Jawa Timur, Ahad (3/4/2022).

Kepastian keikutsertaan batik tulis Pamekasan di ajang KTT G20 itu, berdasarkan penyataan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Menparekraf RI) Sandiaga Salahudin Uno saat berkunjung ke Pamekasan menyaksikan kegiatan “Pamekasan Fashion Week (PFW)” pada 1 Maret 2022.

Saat melihat secara langsung pameran batik tulis yang dipentaskan oleh sejumlah model di Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan kala itu, Menparekraf mengaku sangat tertarik dan menilai batik tulis hasil kerajinan masyarakat Pamekasan itu layak dipamerkan di ajang KTT G20.

“Karena itu, saat itu juga mas menteri langsung meminta kepada Pemkab Pamekasan agar batik Pamekasan juga bisa ikut menjadi peserta pameran di KTT G20 yang akan digelar di Bali nanti,” katanya. [Baca Juga: Pamekasan Promosikan Batik Tulis di Ajang Mis Universe 2021]

batik2Sesuai jadwal, kata bupati, KTT G20 akan dilaksanakan di Bali, pada November 2022, dan rangkaian kegiatan itu juga melibatkan sejumlah daerah di Indonesia, dan di Jawa Timur, daerah yang menjadi lokasi kegiatan G20 adalah Surabaya dan Malang.

“Pamekasan diminta untuk memamerkan batik tulis hasil kerajinan di kabupaten ini, di acara puncaknya, pada November 2022 di Bali itu,” kata bupati.

Sebelumnya, saat datang ke Pamekasan pada 1 Maret 2022 Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno menyatakan, batik tulis Pamekasan merupakan produk unggulan dan berdaya saing, lantaran kualitas batik yang ditampilkan sudah berkualitas internasional.

“Saya akan bantu pemasarannya melalui platform yang ada di kemenparekraf terutama yang own media. Ini nanti akan kita kemas kontennya dan akan kita dorong untuk bisa tampil bukan hanya di kanal media sosial kita, tapi juga hadirkan dalam perhelatan G20. Karena G20 ini juga kesempatan kita menampilkan produk-produk ekonomi kreatif terbaik milik anak bangsa,” katanya, kala itu. [Baca Juga: Penjualan Batik Meningkat 10 Kali Lipat Berkat Promosi Baddrut Tamam]

batik1Pada kegiatan PFW itu ditampilkan karya-karya unggulan perajin batik di Kabupaten Pamekasan, seperti baju batik, jaket batik, tas batik, souvenir batik, hingga sepatu batik.

Program kegiatan ini digelar, untuk mendorong pemulihan dan perkembangan perekonomian kreatif di Pamekasan.

batik3Perajin batik tulis di kabupaten ini tersebar di 38 sentra, dengan 933 unit usaha, dan 6.526 orang menggantungkan nasibnya pada jenis usaha kreatif ini.

Menurut data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Pamekasan, ekonomi usaha batik menyumbang 1-2 persen dalam sektor industri, lebih rendah dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang mencapai 35,66 persen, kemudian posisi kedua ditempati oleh sektor perdagangan besar dan eceran (19,61 persen), dan kontribusi terbesar ketiga adalah sektor konstruksi, yakni 10,12 persen. (KIM PAMEKASAN HEBAT)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s