Semua tulisan dari PAMEKASAN HEBAT

Dari Pamekasan Menuju Indonesia Bermartabat

Enam Pasien COVID-19 di Pamekasan Sembuh, Total 196 Orang

PAMEKASAN HEBAT – Sebanyak enam pasien Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dinyatakan sembuh oleh tim medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Jawa Timur, sehingga total jumlah pasien sembuh hingga 7 Agustus 2020 ini mencapai 196 total dari total 249 orang warga yang dinyatakan positif terpapar virus corona.

“Keenam pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh per hari ini berasal dari empat kecamatan,” kata Juru Bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Pemkab Pamekasan Sigit Priyono dalam keterangan persnya di Pamekasan, Jumat (7/8/2020).

Masing-masing pasien berinisial S (56) asal Kecamatan Pamekasan
, R (24) Pamekasan, dan B (51) juga berasal dari Kecamatan Pamekasan
.

Lalu pasien berinisial R (42) berasal dari Kecamatan Galis, I (20) berasal dari Kecamatan Larangan dan pasien berinisial Q (28) berasal dari Kecamatan Pasean.

Sigit menjelaskan, keenam pasien yang sebelumnya dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19 itu dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) yang menyebutkan mereka sudah negatif COVID-19.

Dengan adanya tambahan enam pasien sembuh ini, maka jumlah pasien positif yang telah dinyatakan sembuh di Kabupaten Pamekasan setelah menjalani peratawan intensif oleh tim medis mencapai 196 orang.

“Sementara, pasien yang masih menjalani perawatan kini sebanyak 26 orang dengan korban meninggal dunia terdata sebanyak 27 orang,” kata Sigit, menjelaskan.

Jumlah pasien menjalani perawatan ini terus menurun dibanding bulan lalu, karena waktu itu jumlah pasien dirawat mencapai 30 orang lebih.

Sementara itu, jumlah totak warga Pamekasan yang suspect COVID-19 hingga 7 Agustus 2020 ini sebanyak 784 orang dengan perincian sebanyak 67 orang masih dalam pengawasan, 676 orang selesai pengawasan dan sebanyak 41 orang meninggal dunia.

Sementara itu, berbagai upaya terus dilakukan tim gabungan Pemkab Pamekasan bersama polisi dan TNI guna menekan penyebaran COVID-19. Antara lain gencar melakukan operasi setiap malam, ke sejumlah titik yang menjadi tempat berkumpulnya warga.

Pengawasan penggunaan masker kepada para pengunjung toko swalawan dan pasar tradisional di berbagai titik juga terus dilakukan guna mencegah penyebaran COVID-19 termasuk melakukan penyemprotan disinfektan ke berbagai pondok pesantren dan tempat ibadah di Kabupaten Pamekasan. (PAMEKASAN HEBAT)

Bupati Baddrut Tamam Ajak Umat Islam Teladani Kesabaran Nabi Ibrahim

Petugas melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap Bupati Baddrut Tamam dan Wakilnya Raja’e sebelum pelaksanaan shalat Idul Adha 1441 Hijriah, JUmat (31/7/2020).

PAMEKASAN HEBAT – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengajak umat Islam meneladani ketaatan dan kesabaran Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail, dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Ia menyatakan banyak ibrah yang bisa dipetik dari pelajaran sejarah Nabiyullah itu, hingga akhirnya menjadi manhaj syariah bagi umat Islam hingga kini.

“Dan mari kita maknai Idul Adha di tengah wabah pandemi COVID-19 ini agar senantiasa tetap menjaga hati dan pikiran untuk selalu mengharap rida dan ampunannya,” kata dia saat menyampaikan sambutan sebelum Shalat Id di Masjid Agung As-Syuhada Pamekasan, Jumat (31/7/2020).

Virus corona yang telah menyerang warga di 270 lebih negara di dunia, telah menyebabkan banyak perubahan dalam banyak hal, terutama bidang ekonomi di samping banyak warga yang meninggal akibat terpapar COVID-19 itu. [Baca Juga: Pemkab Bentuk Tim Khusus Pemeriksaan Hewan Kurban]

Oleh karena itu, ikhtiar untuk menekan dan mencegah penyebaran COVID-19 harus terus dilakukan.

Di Pamekasan, tercatat 777 orang suspek kasus ini dan sebanyak 233 terkonfirmasi positif COVID-19, sehingga perlu perhatian serius dari semua pihak.

Memang, sambung mantan anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, untuk menciptakan kesadaran yang menyeluruh tentang pentingnya mengantisipasi penyebaran COVID-19 tidak mudah, karena ada sebagian yang beranggapan bahwa pandemi adalah konspirasi. [Baca Juga: PWI Pamekasan Menerbitkan Buku Madura dalam Sorotan Media]

Namun, upaya serius dan bersungguh-sungguh demi keselamatan bersama dalam menekan penyebaran COVID-19 harus tetap dilakukan.

Selain Bupati Baddrut Tamam, Wakil Bupati Raja’e, Sekda Pemkab Pamekasan Totok Hartono dan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Pamekasan lainnya juga melaksanakan Shalad Id di masjid terbesar di Kabupaten Pamekasan itu. [Baca Juga: KIM Pamekasan Hebat Gabung PWI Dirikan Posko COVID-19]

Penyerahan hewan kurban dari Bupati Pamekasan Baddrut Tamam ke Takmir Masjid Agung As-Syuhada Pamekasan, Jumat (31/7/2020).

Pelaksanaan shalat dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak. Jamaah yang datang ke masjid itu dilakukan pengecekan suhu tubuh terlebih dahulu oleh petugas dan diminta untuk mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir.

Bertindak sebagai khatib pada Shalat Id itu Ketua Umum Yayasan Takmir Masjid Agung As-Syuhada Pamekasan K.H. Baidawi Absar dengan tema khotbah “Keikhlasan Berkurban dalam Mengokohkan Keimanan dan Jiwa Sosial di Masa Pandemi”.  [Baca Juga: Data Jurnalis di Kabupaten Pamekasan]

Dalam kesempatan itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyerahkan hewan kurban kepada takmir masjid didampingi Wakil Bupati Raja’e, Sekda Totok Hartono dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Pamekasan Halifaturrahman.

Total jumlah hewan yang dikurbankan pada Idul Adha 1441 Hijriah 65 ekor kambing dan 13 ekor sapi. (PAMEKASAN HEBAT)

PPS Jokotole Pamekasan Raih Juara 2 Festival Pencak Silat Korem Bhaskara Jaya

Penyerahan Piala pada atlek pencak silat peraih Juara Festival Bela Diri Tradisional yang digelar oleh Korem 084/Bhaskara Jaya di Surabaya, Jumat (24/7/2020).

PAMEKASAN HEBAT – Perguruan Pencak Silat (PPS) Jokotole Pamekasan berhasil meraih Juara II pada ajang Festival Bela Diri Tradisional Pencak Silat Korem 084/Bhaskara Jaya 2020 yang digelar di Surabaya, Jumat (24/7/2020).

Festival Bela Diri Tradisional Pencak Silat bertema “Membentuk SDM Kreatif dan Adaptif” ini diikuti berbagai kontingan dari beberapa kodim di Pulau Madura (Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan), Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

Kontingen Kodim 0826 Pamekasan diwakili dua perguruan pencak silat yakni, PPS Jokotole dan PPS Pamur untuk dua kategori, yakni ganda dan berkelompok. [Baca Juga: Pamekasan Raih Penghargaan Kabupaten Layan Pemuda Kategori Utama]

PPS Jokotole yang tampil dengan nomor undi 01 ini membuat semua penonton terpukau dengan gerakan seni yang dipertunjukkan. Taat pada etika dan estetika serta kaidah pencak silat yang baik dan benar dengan durasi waktu tampil selama 3 menit, membuat PPS Jokotole bisa tambil dengan menarik.

Penanggung jawab Kontingen Kodim 0826 Pamekasan Serma Hidayatullah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah mengharumkan nama Kodim 0826 Pamekasan pada festival Pencak Silat Tradisional tingkat Korem 084/Bhaskara Jaya
tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua atlet, manajer, dan offical tim kontingen kodim 0826 Pamekasan yang telah ikut berpartisipasi di festival Seni Bela Diri Pencak Silat di Korem 084/Bhaskara Jaya ini,” katanya. [Baca Juga: PWI Pamekasan Terbitkan Buku berjudul Madura Dalam Sorotan Media]

Berkat usaha serius para atlek, utusan Kodim 0826 Pamekasan, yakni PPS Jokotole akhirnya berhasil meraih juara II untuk kategori ganda, dan juga PPS Pamor berhasil meraih peringkat 4 untuk kategori beregu.

“Bagi kami, ini semua karena putra dan putri terbaik yang dimiliki Kabupaten Pamekasan. Yang juara kami ucapkan selamat dan yang belum, teruslah berlatih, karena prestasi akan bisa diraih dengan latian keras dan bersungguh-sungguh,” katanya “Dayat” sapaan akrab Serma Hidayatullah ini. [Baca Juga: Data Jurnalis di Kabupaten Pamekasan]

Sementara itu, Manajer Kontingen Atlek Pencak Silat Kodim 0826 Pamekasan Safiudin menyatakan, pihaknya telah berupaya memberikan yang terbaik bagi Kodim 0826 Pamekasan dan masyarakat Pamekasan. Juara 2 memang belum memuaskan, akan tetapi harus disyukuri dengan cara lebih giat lagi dalam menjalani latihan dan menjadikan festival sebagai pengalaman terbaik dalam meraih prestasi yang lebih baik lagi.

“Kita sudah tampil maksimal dan memberikan yang terbaik buat Kodim 0826 Pamekasan, persolanan juara atau tidak bagi kami tidak masalah, karena atlet-atlet kami telah berupaya untuk memberikan yang terbaik buat Pamekasan,” ungkap Safiudin.  [Baca Juga: MTsN 3 Pamekasan Kembali Harumkan Nama Pamekasan Melalui Pendidikan]

Pada ajang Festival Pencak Silat Tradisional yang digelar oleh Korem 084/Bhaskara Jaya 2020 ini, tercatat pemenang juara 1 ganda dari PPS Jokotole Bangkalan disusul juara 2 dari PPS Jokotole Pamekasan dan juara 3 SPKM Surabaya Selatan

Sementara untuk tingkat regu, juara diraih oleh PPS Jokotole Bangkalan, juara 2 Pagar Nusa Surabaya Utara dan juara 3 dari PPS Jokotole Sampang. Secara umum, PPS Jokotole mendominasi perolehan juara pada ajang festival itu. (PAMEKASAN HEBAT)

Jumlah Pasien COVID-19 Sembuh di Pamekasan Mencapai 134 Orang

PAMEKASAN HEBAT – Jumlah pasien positif Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Pamekasan yang sembuh terus bertambah dan hingga 24 Juli 2020 telah mencapai 134 orang, dari total jumlah pasien terkonfirmasi sebanyak 217 orang.

“Jumlah pasien positif yang kini masih menjalani perawatan tinggal 57 orang dan semua akan terus membaik,” kata Juru Bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Pamekasan Sigit Priyono. [Baca Juga: Terminologi Baru Kasus COVID-19 yang Perlu Diketahui]

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan kepada media Jumat (24/7/2020) malam dijelaskan, pasien positif COVID-19 yang sembuh sesuai data per hari ini sebanyak 8 orang. Mereka berasal dari Kecamatan Kadur, Waru, Pamekasan dan Kecamatan Proppo.

Ke-8 orang itu masing-masing berinisial M (62) berjenis kelamin laki-laki asal Kecamatan Kadur, R (31), perempuan asal Kecamatan Waru, S (43) laki-laki asal Kecamatan Pamekasan
, M (48) laki-laki asal Kecamatan Pamekasan, D (43) perempuan asal Kecamatan Pamekasan, S (56) laki-laki asal Kecamatan Pamekasan
, K (36) perempuan asal Kecamatan Propo dan A (33) laki-laki asal Kecamatan Tlanakan. [Baca Juga: Data Jurnalis di Kabupaten Pamekasan]

Sementara itu, total jumlah warga Pamekasan yang terkonfirmasi positif terpapar COVID-19 hingga 24 Juli 2020 ini, terdata sebanyak 217 orang dengan perincian, pasien dirawat sebanyak 57 orang, sembuh 134 orang dan meninggal dunia sebanyak 26 orang. [Baca Juga: PWI Pamekasan Terbitkan Buku Madura Dalam Sorotan Media]

Warga Pamekasan yang suspect COVID-19 terdata sebanyak 768 orang, dengan perincian sebanyak 78 orang dalam pengawasan, 652 orang selesai pengawasan dan sebanyak 38 orang sisanya meninggal dunia. (PAMEKASAN HEBAT)

Pasien COVID-19 Pamekasan Sembuh Bertambah 33 orang

PAMEKASAN HEBAT – Pasien Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang sembuh di Kabupaten Pamekasan, bertambah sebanyak 33 orang dalam dua hari terakhir ini.

Berdasarkan data yang dirilis Tim Pencegahan Penanganan COVID-19 Pamekasan, Senin (20/7/2020) jumlah total pasien positif terpapar COVID-19 yang sembuh sebanyak 108 orang. Dua hari sebelumnya, pasien positif COVID-19 yang sembuh, yakni pada 18 Juli 2020 sebanyak 75 orang.

Dengan demikian, jumlah pasien positif COVID-19 bertambah sebanyak 33 orang.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pamekasan Sigit Priyono menjelaskan, diantara pasien positif terpapar virus corona yang sembuh itu, dari Kecamatan Pademawu, Tlanakan dan Kecamatan Pamekasan.

Sementara, pasien positif COVID-19 yang masih menjalani perawatan hingga tanggal 20 Juli 2020 ini sebanyak 74 orang. Jumlah pasien positif meninggal dunia terdata sebanyak 25 orang. (PAMEKASAN HEBAT)

Gugus Tugas Pamekasan Umum 19 Pasien Positif COVID Sembuh

PAMEKASAN HEBAT – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) mengumumkan sebanyak 19 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 telah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil uji laboratorium dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Ke-19 pasien positif COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh per hari ini adalah berasal dari tiga kecamatan,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pamekasan Sigit Priyono dalam keterangan tertulis yang disampaikan kepada media Ahad (19/7/2020) malam.

Perinciannya pasien berasal dari Kecamatan Pademawu sebanyak 7 orang, lalu dari Kecamatan Pamekasan sebanyak 4 orang dan 3 orang sisanya pasien positif COVID-19 yang berasal dari Kecamatan Tlanakan. [Baca Juga: Terminologi Baru Kasus COVID-19 Yang Perlu Diketahui]

Pasien positif COVID-19 asal Kecamatan Pademawu yang telah dinyatakan sembuh masing-masing berinisial M (66) berjenis kelamin laki-laki, S (53) berjenis kelamin perempuan, M (56) juga perempuan, lalu S (tanpa tahun) berjenis kelamin laki-laki, D (49), W (th) berjenis kelamin perempuan dan A (44) berjenis laki-laki.

“Kalau dari Kecamatan Tlanakan masing-masing berinisial D (35), M (28), dan E (51),” kata Sigit menjelaskan.  [Baca Juga: Jumlah Pasien COVID-19 Pamekasan Sembuh Terus Bertambah]

Sedangkan pasien asal Kabupaten Pamekasan yang telah dinyatakan sembuh masing-masing berinisial M (51) berjenis kelamin laki-laki, A (20) berjenis kelamin laki-laki, S (25) juga berjenis kelamin laki-laki, lalu M (32) berjenis kelamin laki-laki dan H (61) berjenis kelamin perempuan. [Baca Juga: KIM Pamekasan Hebat Gabung PWI Dirikan Posko COVID-19]

Dengan adanya sebanyak 19 pasien positif COVID-19 yang sembuh ini, maka total pasien COVID-19 yang sembuh hingga 19 Juli 2020 sebanyak 75 orang dari total 201 orang yang terkonfirmasi positif terpapar COVID-19. Sedangkan pasien yang meninggal dunia terdata sebanyak 25 orang. (PAMEKASAN HEBAT)

Terminologi Baru Kasus COVID-19 Yang Perlu Diketahui

PAMEKASAN HEBAT – Menteri Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan keputusan Nomor: HK. 01.07-MENKES-413-2020 tentang Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Indonesia.

Keputusan yang berisi 207 halaman tersebut diantaranya membahas tentang terminologi kasus COVID-19 terbaru, yakni 1). Kasus Suspek, 2). Kasus Probable, 3). Kasus Terkonfirmasi,

4). Kontak Erat, 5). Pelaku Perjalanan, 6). Discarded, 7). Selesai Isolasi, dan 8). Kematian.

KASUS SUSPEK adalah seseorang yang memiliki salah satu dari kriteria (a). Orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

Lalu, (b), orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable COVID-19. (c). Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan

KASUS PROBABLE adalah kasus suspek dengan ISPA Berat/ARDS/meninggal dengan

gambaran klinis yang meyakinkan COVID-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

KASUS KONFIRMASI adalah seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi virus COVID-19 yang

dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium RT-PCR. Kasus konfirmasi ini dibagi menjadi dua, yakni (2:a). Kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik) dan (2:b). Kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik)

.KONTAK ERAT adalah  Orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi COVID-19.  Riwayat kontak yang dimaksud antara lain, (a). kontak tatap muka/berdekatan dengan kasus probable atau kasus konfirmasi dalam radius 1 meter dan dalam jangka waktu 15 menit atau lebih.

Berikutnya, (b), melakukan sentuhan fisik langsung dengan kasus probable atau konfirmasi (seperti bersalaman, berpegangan tangan, dan lain-lain). Lalu pada poin (c), adalah orang yang memberikan perawatan langsung terhadap kasus probable atau konfirmasi tanpa menggunakan APD yang sesuai standar.

Berikutnya (d). Situasi lainnya yang mengindikasikan adanya kontak berdasarkan penilaian risiko lokal yang ditetapkan oleh tim penyelidikan epidemiologi setempat.

Pada kasus probable atau konfirmasi yang bergejala (simptomatik)  untuk menemukan kontak erat periode kontak dihitung dari 2 hari sebelum kasus timbul gejala dan hingga 14 hari setelah kasus timbul gejala.

Pada kasus konfirmasi yang tidak bergejala (asimptomatik), untuk menemukan kontak erat periode kontak dihitung dari 2 hari sebelum dan 14 hari setelah tanggal pengambilan spesimen kasus konfirmasi.

PELAKU PERJALANAN adalah seseorang yang melakukan perjalanan dari dalam negeri (domestik) maupun luar negeri pada 14 hari terakhir.

Yang dimaksud dengan DISCARDED apabila memenuhi salah satu kriteria berikut: (a), Seseorang dengan status kasus suspek dengan hasil pemeriksaan RT-PCR 2 kali negatif selama 2 hari berturut-turut dengan selang waktu >24 jam. (b), seseorang dengan status kontak erat yang telah menyelesaikan  masa karantina selama 14 hari selesai.

ISOLASI  selesai ialah isolasi apabila memenuhi salah satu kriteria, (a), kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik) yang tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR dengan ditambah 10

hari isolasi mandiri sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi. (b), Kasus probable/kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik) yang tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR dihitung 10 hari sejak tanggal onset dengan ditambah minimal 3 hari setelah tidak lagi menunjukkan gejala demam dan gangguan pernapasan. (c). Kasus probable/kasus konfirmasi dengan gejala(simptomatik) yang mendapatkan hasil pemeriksaan follow up RT-PCR 1 kali negatif, dengan ditambah minimal 3 hari setelah tidak lagi menunjukkan gejala demam dan gangguan pernapasan (PAMEKASAN HEBAT)

KIM Diminta Proaktif Sosialisasikan Pencegahan COVID-19

PAMEKASAN HEBAT – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur meminta agar Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Pamekasan lebih proaktif lagi dalam ikut membantu pemerintah mensosialisasikan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang akhir-akhir ini jumlahnya terus meningkat.

“Peran aktif media dan lembaga penyiaran sangat dibutuhkan, karena bangsa kita saat ini sedang dilanda pendemi, terutama bantuan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan,” kata Ketua KPID Jawa Timur Afif Amrullah dalam acara workshop Penyiaran Bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Pegiat Media Sosial.

Pada kegiatan yang digelar di aula Bakorwil IV Pamekasan, Rabu (15/7/2020) itu, Afif juga mengemukakan pentingnya KIM dan kelompok pegiat media sosial untuk menciptakan iklim yang berpihak kepada kepentingan umum dan bernilai guna bagi khalayak. [Baca Juga: Penyemprotan Disinfektan Terus Dilakukan Guna Mencegah Penyebaran COVID-19]

Apalagi, sambung dia, akhir-akhir ini banyak kabar bohong yang tersebar di media sosial yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

Ia juga berharap, pegiat KIM di Kabupaten Pamekasan dan Jawa Timur pada umumnya juga lebih meningkatkan perannya dalam berupaya menyiarkan informasi yang mendidik, mencerahkan kepada publik, sebagai upaya untuk mengurangi penyebaran berita bohong yang marak di media sosial.

Workshop Penyiaran kepala Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Pegiat Media Sosial yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur itu, dimaksudkan untuk meningkatkan peran KIM dan mengarahkan pada pegiat KIM agar lebih aktif dalam menyiarkan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. [Baca Juga: Bupati Pamekasan Tanda Tangani Pencegahan Korupsi Bersama KPK]

Dalam kesempatan itu, peserta juga dibekali dengan teknik promosi efektif melalui media sosial, serta wawasan wirausaha dengan memanfaatkan media sosial.

Hadir juga sebagai pembicara dalam kegiatan itu Konsultan CEO Iconusantara Gani Kartiwa Adiwisastra, Direktur Koran Harian Kabar Madura Hairul Anam, dan Influencer Jatim Tita Oxa Anggrea.

Workshop yang diikuti sekitar 30 orang dari perwakilan pegiat KIM, perwakilan media massa radio dan televisi, serta pegiat media sosial di Kabupaten Pamekasan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Semua peserta harus masuk ke dalam ruang pertemuan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak antarpeserta. (PAMEKASAN HEBAT)

Jumlah Pasien COVID-19 Pamekasan Sembuh Terus Bertambah

PAMEKASAN HEBAT – Upaya Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Pemkab Pamekasan dalam melakukan pencegahan dan penanganan membuahkan hasil, bahkan jumlah pasien positif terpapar COVID-19 terus bertambah.

“Hari ini ada dua pasien positif COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pamekasan Sigit Priyono dalam keterangan persnya kepada media di Kabupaten Pamekasan, Senin (13/7/2020).

Dengan adanya dua orang pasien positif COVID-19 yang sembuh ini, maka total jumlah pasien sembuh di Kabupaten Pamekasan hingga 13 Juli 2020 sebanyak 59 orang. Keduanya dinyatakan sembuh berdasarkan hasil uji laboratorium. Kedua pasien positif itu masing-masing berinisial S (54) berjenis kelamin laki-laki asal Kecamatan Pakong dan F (59) berjenis kelamin laki-laki asal Kecamatan Pamekasan. [Baca Juga: Tim COVID-19 Ajak Semua Pihak Proaktif Cegah Corona]

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemkab Pamekasan menunjukkan bahwa angka pasien positif COVID-19 yang sembuh ini lebih tinggi dari angka pasien positif yang meninggal dunia. Sebab, jumlah warga Pamekasan yang positif corona yang meninggal dunia, terdata sebanyak 24 orang, dari total jumlah pasien positif sebanyak 170 orang. Sedangkan yang masih menjalani perawatan sebanyak 87 orang.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat ada 121 orang. Sebanyak 48 pasien yang masih dalam pengawasan, lalu sebanyak 39 orang masih dalam pengawasan dan sebanyak 34 sisanya meninggal dunia.orang meninggal dunia. [Baca Juga: Penyemprotan Disinfektan Terus Dilakukan Demi Mencegah Corona]

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantau (ODP) mencapai 609 orang, dengan perincian sebanyak 576 sudah selesai dilakukan pemantauan, dan sebanyak 33 orang masih dalam pemantauan.

Upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19 oleh tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja, TNI dan Polisi terus digencarkan. Selain dengan cara melakukan rapid test atau cepat, para petugas gabungan ini, terus gencar melakukan sosialisasi tentang pentingnya menggunakan masker apabila hendak keluar rumah, dan menjarak jarak fisik atau menghindari kerumunan (KIM PAMEKASAN HEBAT)

Penyemprotan Disinfektan Terus Dilakukan Demi Mencegah COVID-19

PAMEKASAN HEBAT – Penyemprotan disinfektan terus dilakukan berbagai kalangan di Kabupaten Pamekasan guna mencegah penyebaran virus corona, baik di tempat ibadah, lembaga pendidikan hingga di sejumlah pondok pesantren.

Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan tercatat sebagai salah satu kelompok masyarakat yang paling aktif membantu pemerintah menanggulangi pencegahan penyebaran COVID-19 ini.

Berikut data kegiatan lembaga ini, sebagaimana disampaikan kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Pamekasan Hebat.

Pondok Pesantren
1. Payepen

2. Hidayatun Najah

3. Darul Ulum

4. Bata-bata

5. Taman sari

6. Kebun Baru

7. Darul Ahlaq

8. Kembang kuning

9. Al-Faqih

10. Ponpes Rabah

11. Al-Hamidi

12. Ponpes Bandaran

 

Taman Pendidikan

1. Az-Zahry

2. Al-Uswah

3. TPI Nurul Hikmah

4. TPI Abfa

5. Tpi Al-Faqih

6. Yayasan Maarif Desa Terrak

7. Yayasan Maarif Kertagenah Laok

8. SMK Kaduara Barat

9. Smk 1

10. Smk 3

11. IAIN

12. Unira

13. TPI Kembang kuning

14. TPI Al-Marzuki

15. TPI Nasirul ulum

16. Lpi se bujur barat

17. Smp 2 Larangan

18. Sma Muhammadiyah

Tempat Ibadah

1. 10 masjid Bujur Barat

2. 15 masjid Pademawu Timur

3. 12 tempat ibadah kadur

4. 20 tempat ibadah di pinggir jalan nasional

5. 6 masjid di desa taroan

6. 7 masjid di gladak anyar

7. 6 tempat ibadah di kel. Kolpajung

8. 5 masjid di desa Konang

9. 13 tempat ibadah di desa tobungan

10. 3 masjud di desa tambung

11. As-syuhada

12. 15 masjid di desa sumedangan

13. Vihara

14. Geraja Maria Ratu

15. 20 tempat ibadah di desa gagah, kadur

16. Masjid laden

17. 3 masjid di Kangenan

Situs Religi

1. K. Ratoh

2. Batuampar

3. Ronggosukowati

4. Bujuk lenduh

5. Joko Tarub

Rumah Penduduk

1. 600 rumah di RW 5 Kel. Parteker

2. 200 rumah di Kek jungcangcang

3. 420 rumah di kelurahan Gladak Anyar

4. 300 rumah di lawangan daya

5. 200 rumah Dusun tandes konang

6. 50 rumah di Kel. Bugih

7. 100 rumah di kel patemon

8. 400 rumah komplek Tlanakan Indah

9. 85 rumah di perumahan basar

10. 200 rumah di kel. Kolpajung

Faskes :

1. Kowel

2. Tlanakan

3. Kadur

4. Teja

5. Bandaran

6. As- salamah

Panti asuhan

4 panti asuhan Muhammadiyah

Hotel :
Madinah

:Edotel

Bank:
Bank Jatim se-Pamekasan dan seluruh ATM

Pasar:

Kolpajung

Pasar sore

Pasar parteker

Perkantoran :

1. PU

2. Imigrasi

3. Syahbandar

4. Polsek Tlanakan

5. Kec. Kadur

6. Kec tlanakan

7. Bakorwil

8. Cab. Dinas pendidikan prov. Jatim

9. Cab. Dinas kehutanan

10. UPT PSBR
11. Koni

12. Kantor PWI Pamekasan

13. Suara Pamekasan

14. JTV

15. Radar Madura

16. XL

17. FIF

18. KSP Nuri

19. Larangan

20. Kota

21. Tlanakan

22. Kodim

RM/Depot/cafe :

1. Blitar bersaudara

2. Warung mantap

3. Warung Barokah

4. Cafe Cozy

5. Melati

6. De Biddeng

7. Big Queen

8. warkop tapsiun

9. 10 warkop di Desa Gagah

10. Balai Desa :

1. Gagah

2. Pademawu Timur

3. Palengaan Laok

4. Kacok

5. Kadur

6. Tobungan

7. Sumedangan

8. Pamoroh

9. Kolpajung

10. Balai desa Rombuh

11. Balai Desa Bujur Barat

12. Jungcangcang

12 kali kedatangan PMI (Pekerja Migran Indonesia) di terminal Ronggosukowati. FRPB

juga menyalurkan bantuan berupa 520 paket sembako kepada warga terdampak COVID-19.

Data dan Kegiatan Tambahan:

– 200 rumah di belakang putri, kel. Patemon

– 25 rumah di dess lemper

– 8 masjid murtajih
– balai desa murtajih

– SDLB

– perumahan samatan asri

– perumahan nyalabu permai

– terminal Pamekasan

– terminal Ronggosukowati

– Taman Gladak Anyar

– Smp Muhammadiyah. (KIM.PAMEKASAN HEBAT)