KIM dan Cita Ideal Pamekasan Hebat (9)

PAMEKASAN HEBAT – Dalam konteks Kabupaten Pamekasan yang menetapkan pola pembangunan pada semangat gotong royong, kebersamaan dan kekompakan dari semua elemen, keberadaan kelompok informasi masyarakat (KIM) sejatinya memiliki peran penting dan strategis dalam berupaya menopang dan mewujudkan pembangunan sesuai dengan cita ideal yang ditetapkan oleh pimpinan di daerah tersebut, yakni “Pamekasan Hebat”.

Menurut Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Pamekasan Hebat sebenarnya merupakan cita ideal yang hendak diwujudkan melalui lima program prioritas yang dicanangkan, yakni ekonomi, pendidikan, kesehatan, reformasi birokrasi dan infrastruktur. Pamekasan Hebat, menginginkan terwujudnya tata kelola dan tatanan masyarakat Pamekasan ‘rajjhe, bhajjre tor parjughe’. Melalui lima program prioritas inilah, maka cita ideal Pamekasan Hebat diharapkan bisa terwujud.

Untuk mewujudkan cita ideal ini, Pemkab Pamekasan melakukan berbagai bentuk terobosan ‘anti maindstream’ dengan prinsip hasil yang baik, akan selalu didasarkan pada usaha yang serius dan sungguh-sungguh.

Pola kinerja di luar kebiasaan perlu dilakukan akan tetapi tidak melanggar ketentuan baku perundang-undang perlu dilakukan, sehingga dengan cara itu akan bisa membuahkan hasil maksimal. Pola ini pertama kali dilakukan saat Pemkab Pamekasan membual “Mall Pelayanan Publik (MPP)” hanya dalam kurun waktu belum 100 hari kerja.

Dalam bidang promosi, sebagai upaya membantu para pelaku usaha batik tulis di Kabupaten Pamekasan, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam melakukan hal yang tidak biasa, yakni dengan membranding batik tulis khas Pamekasan di berbagai jenis kendaraan dinas, baik mobil ataupun sepada motor.

Berkat upaya anti maindstream inilah, maka Pamekasan pada akhirnya berhasil tercatat dalam Museum Rekor Dunia Untuk Indonesia (MURI), yakni sebagai pemerintahan tercepat dalam membentuk Mall Pelayanan Publik dan sebagai pemerintahan yang membranding warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia (batik) di kendaraan dinas.

Pemanfaatan Media
KIM PAMEKASANGerakan anti mainstream yang dilakukan Pemkab Pamekasan dibawah kepemimpinan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, semestinya juga paralel dengan gerakan anti mainstream di bidang media.

Dalam konteks gerakan ini, para staf pemerintahan di lingkungan Pemkab Pamekasan belum bisa melakukan perubahan serentak, sistemik dan revolusioner. Di bidang media, patokan yang menjadi pegangan patokan prilaku terdahulu, yakni kedekatan, koran sebagai media utama, konten seadanya, dan terfokus pada kegiatan formal.

Media dengan harga berita berbayar mahal di media koran dianggap paling efektif dalam persepektif sebagian ASN yang bertugas di bidang kehumasan Pemkab Pamekasan, dan demikian juga dengan ucapan-ucapan selamat yang tidak berdampak sistemik dan memberikan edukasi pada publik di Kabupaten Pamekasan.

Sementara jenis media lain yang akses penyebaran informasinya lebih luas, seperti media online, cenderung diabaikan. Berita yang tayang di media koran dianggap berita bagus, kendatipun tidak bisa tersosialisasi secara massif kepada khalayak. Akibatnya, publikasi yang bernilai miliaran rupiah tidak bisa tersalurkan kepada khalayak secara massif, karena sebaran informasi di koran hanya dibaca oleh orang kantoran dan hanya untuk kepentingan kliping saja.

Media yang sebarannya lebih luas seperti website, media sosial cenderung diabaikan, bahkan website internal Pemkab Pamekasan pada laman (pamekasankab.go.id) cenderung kurang diupdate, sehingga media yang seharusnya menjadi data primer bagi publik ini, nyaris tidak terurus.

Fakta di bidang media ini, tentu cenderung berbanding terbalik dengan semangat kepemimpinan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam yang menginginkan kerja optimal dengan pola kerja sistematis, dan berorientasi pada dimensi kekinian. Disamping itu, materi yang dipublikasikan di sejumlah media cenderung merupakan materi kegiatan formal dan tidak menyentuh kepada hal-hal substantif yang menjadi program Pemkab Pamekasan. Misalnya, peresmian, peluncuran program dan santunan. Akibatnya, berita yang tersaji dari lima program prioritas itu cenderung tidak bertuah, dan terkesan hanya formalitas belaka.

Yang lebih parah, kegiatan-kegiatan Pemkab Pamekasan yang seharusnya diunggah di media primer milik Pemkab Pamekasan justru terabaikan sama sekali. Banyak prestasi baik, gagasan dan pemikiran baik Pemkab Pamekasan yang tidak terekspose di media primer Pemkab Pamekasan, tapi malah berbayar di media massa (rapuh di pondasi, mentereng di bangunan).

Cita Ideal Pamekasan Hebat

ekonomi2
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat menyampaikan sambutan dalam acara Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di ruang peringgitan dalam Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Rabu (17/3/2021).

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyatakan, cita ideal Pamekasan Hebat sebenarnya menginginkan terciptanya pondasi tata kelola pemerintahan yang kuat, tepat guna dan bernilai guna, serta menginspirasi.

Penguatan pondasi dalam sistem yang hendak dijalankan melalui program reformasi birokrasi merupakan upaya yang perlu dilakukan, karena pemimpin kabupaten ini ingin mewariskan sistem yang baik, dan kuat dalam membangun tata kelola pemerintahan di Pamekasan di masa-masa yang akan datang.

Pilihan ini tentu beralasan, mengingat prinsip dasar pengorganisasian menjadi tonggak penguat dalam pengoperasian sistem. Prinsip bahwa “keburukan yang terorganisir akan mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir” rupanya menjadi pertimbangan utama, mengapa sistem pengorganisasian yang sistematis perlu dilakukan.

Penguatan pondasi ini, tidak hanya bidang tertentu saja, akan tetapi dalam banyak bidang, seperti pendidikan, politik, pemerintahan, ekonomi, dan media sebagai pilar keempat dalam sistem demokrasi. Sehingga semangat dan cita ideal “Pamekasan Hebat” bukan hanya pada bidang tertentu saja, akan tetapi pada semua bidang yang menjadi program prioritas Pemkab Pamekasan. (Bersambung Ke-10)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s