Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang bantu APD di RSUD Pamekasan

PAMEKASAN HEBAT – Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang memberikan bantuan sejumlah paket alat pelindung diri (APD) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Martodirdjo Pamekasan sebagai bentuk kepedulian lembaga pendidikan tinggi ini dalam ikut mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah itu.

“Selain APD, kami juga menyerahkan bantuan berupa masker medis, dan sarung tangan karet,” kata Ketia Ikatan Alumni (IKA) Unibraw wilayah Madura Iskandar dalam rilis yang disampaikan ke Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Pamekasan Hebat, Senin (4/5/2020).

Jumlah APB berupa baju hazmat yang disumbangkan Unibraw ke RSUD Pamekasan melalui perwakilan alumninya di Madura pada 30 April 2020 itu sebanyak 50 buah, masker medis 250 buah dan sarung tangan karet sebanyak 100 buah. [Baca Juga: Satgas Pamekasan Cegah Penyebaran COVID-19 di Pondok Pesantren]

Iskandar yang juga Presidium Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Pamekasan ini lebih lanjut meminta agar bantuan itu tidak dinilai dari jumlah, akan tetapi pada kepedulian lembaganya dalam ikut menangani pencegahan COVID-19 di Pamekasan.

Ia berharap, aksi sosial ini bisa menginspirasi institusi dan kelompok masyarakat lainnya untuk ikut peduli dan bergotong royong dalam mencegah penularan COVID-19. [Baca Juga: Kemenkominfo Gerakkan KIM Se-Indonesia Sosialisasikan Pencegahan COVID-19]

Dalam kesempatan itu, Iskandar juga menyampaikan bahwa di bulan suci Ramadhan ini ada dua poin penting yang harus diperhatikan untuk mencegah penyebaran virus corona, yakni pencegahan dan gotong royong.

Pencegahan harus efektif diterapkan dengan membatasi pergerakan masyarakat untuk tidak keluar rumah, akan tetapi disatu sisi pemerintah juga perlu tetap menjamin kebutuhan logistik masyarakat yang terdampak COVID-19.

Dalam kontek goyong-royong pada poin kedua, menurut Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Madura ini, ialah dengan memanfaatkan berkah Ramadhan dalam mewujudkan “kesalehan sosial”. [Baca Juga: Bencana Melahirkan Optimisme]

“Zakat mal dan zakat fitrah bisa kita manfaatkan untuk membantu sesama yang terdampak COVID-19,” kata Iskandar.

Mantan anggota DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan ini mengaku yakin, dengan cara seperti itu, maka persoalan masyarakat akibat COVID-19 akan berkurang.

“Jadi, mari kita bergandengan tangen membantu saudara kita yang yang mengalami krisis akibat pandemi ini , dengan menggalakkan zakat fitrah dan zakat mal secara merata, ya tentunya seeuai dengan kapasitasnya masing-masing,” ajak Iskandar.

Kepada petugas medis dan paramedis yang bekerja, Iskandar berharap, mereka tetap optimis, dan semangat untuk terus membantu dan memberikan pertolongan kepada warga yang terpapar COVID-19.

“Karena di tangan saudaralah Tuhan mengirimkan anda sebagai penolong bagi yang sakit. Yakinlah bahwa setelah kesulitan ini akan ada kemudahan dan jalan keluar dari wabah ini,” ujarnya. [Baca Juga: Data Jurnalis di Kabupaten Pamekasan]

“Semoga diterima segala jerih upaya perjuangan sebagai sumbangsih bagi kesehatan warga Pamekasan. Kami juga berharap kepada pihak swasta masih terbuka peluang untuk mengalirkan bantuan APD dan bansos melalui program CSR-nya,” katanya, menambahkan.

Sementara itu, Wakil Direktur RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan Dr Mazhar mengucapkan terima kasih atas kepedulian pihak Unibraw Malang pada RSUD Pamekasan.

“Bagi kami, bantuan ini sangat berharga, bahkan melalui bantuan ini, pihak Unibraw serasa memberikan motivasi agar kami bisa semangat untuk terus berjuang memberikan pelayanan terbaik dalam mengobati para penderita COVID-19 di Pamekasan ini,” katanya, menjelaskan.

Sementara itu, Kabupaten Pamekasan tercatat sebagai satu dari tiga kabupaten di Pulau Madura yang warganya ada yang positif terpapar COVID-19.

Hingga 3 Mei 2020, warga Pamekasan yang terdata positif terpapar COVID-19 sebanyak 10 orang. Perinciannya sebanyak 4 orang telah dinyatakan sembuh, 1 orang meninggal dunia, dan lima lainnya masih menjalani perawatan.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 9 orang dengan jumlah orang dalam pengawasan (ODP) sebanyak 22 orang. (PAMEKASAN HEBAT)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s