Arsip Tag: Satgas COVID-19 Pamekasan

Distribusi Bantuan Tandong untuk Mencegah COVID-19 Terus Berlanjut

PAMEKASAN HEBAT – Distrubusi bantuan tandon untuk cuci tangan, sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) oleh Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanggulangan Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Pamekasan terus berlanjut.

Setelah, Minggu (3/5/2020) pendistribusian digelar di wilayah Kecamatan Batumarmat, kini, Senin (4/5/2020) Satgas COVID-19 dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan mendistribusikan bantuan tandon tempat cuci tangan, kepada sejumlah masjid di Kecamatan Proppo, Pamekasan.

Sejumlah masjid yang dibantu, antara lain, 1). Masjid Al-Mabrur, Dusun Topeng, Desa Tattangoh, Kecamatan Proppo, 2). Masjid Fi Sabilillah, Dusun Angsanah, Desa Jambringin, Kecamatan Proppo, 3). Masjid Jamik Al-Ikhlas, Dusun Utara, Desa Billaan, Kecamatan Proppo, 4). Masjid Al-Jannah, Dusun Jelbutan, Desa Campor, Kecamatan Proppo, 5). Masjid Al-Falah, Dusun Gayam Barat, Desa Proppo, Kecamatan Proppo, dan 6). Masjid Al-Ikhlas, Dusun Timur, Desa Mapper, Kecamatan Proppo. [Baca Juga: Universitas Brawijaya Malang Bantu APD di RSUD Pamekasan]

Menurut Kepala BPBD Pemkab Pamekasan Akmalul Firdaus, selain memberikan bantuan berupa alat cuci tangan paket lengkap, yakni berupa tandon, sabun dan tisu, pihaknya juga memberikan bantuan masker.

“Yang jelas, tim selalu bergerak, sebagai upaya antisipasi dalam penyebaran virus corona ini,” katanya. [Baca Juga: Satgas Pamekasan Cegah Penyebaran COVID-19 di Pondok Pesantren]

Rencananya, sambung Firdaus, pihaknya juga akan membagi-bagikan masker di sejumlah titik di Pamekasan, seperti di masjid dan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Pamekasan, termasuk kepada para pedagang di sejumlah pasar tradisional, mengingat masih banyak ditemukan pedagang yang tidak memakai masker.

Padahal, sambung dia, penularan virus corona itu, salah satunya melalui percikan air liur, sehingga menggunakan masker, merupakan salah satu upaya untuk mencegah penularan virus tersebut. (PAMEKASAN HEBAT)

Satgas Pamekasan Cegah Penyebaran COVID-19 di Pondok Pesantren

PAMEKASAN HEBAT – Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanggulangan Penyebaran Virus Corona (COVID-19) Pamekasan, Jawa Timur menggencarkan upaya pencegahan penyebaran virus corona ke sejumlah pondok pesantren dengan membagikan tempat cuci tangan lengkap.

Menurut Koordinator Satgas Penanggulangan COVID-19 dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan Akmalul Firdaus di Pamekasan, Senin (4/5/2020) pagi, pesantren menjadi sasaran bantuan tempat cuci tangan, karena beberapa pertimbangan.

“Selain sebagai upaya antisipasi, pondok pesantren juga menjadi pusat kegiatan ibadah,” katanya.

Tempat cuci tangan yang diberikan ke sejumlah pondok pesantren oleh Satgas Penanggulangan COVID-19 Pamekasan itu adalah tempat cuci tangan paket lengkap berupa tandon, wastafel, sabun serta tisu. [Baca Juga: TNI-Polri Pantau Kedatangan Pekerja Migran Indonesia di Pamekasan]

Firdaus menjelaskan, selama ini, memang belum ada santri pondok pesantren di Pamekasan yang terpapar virus corona.

“Tapi antisipasi tetap harus kita lakukan. Kalau santri barangkali memang sulit berhubungan dengan masyarakat luar, tapi orang tua santri yang mengirim santrinya di pesantren bisa saja berhubungan dengan orang luar,” kata Firdaus.

Penyaluran bantuan tandon di salah satu pondok pesantren di Kabupaten PamekasanPenyaluran bantuan tempat cuci tangan dengan paket lengkap, berupa tandon, wastafel, sabun dan tisu ini menurutnya sudah digelar sejak beberapa hari lalu.

“Kemarin bantuan kami salurkan ke sejumlah pondok pesantren di Kecamatan Batumarmar, Pamekasan,” katanya, menjelaskan. [Baca Juga: Universitas Brawijaya Malang Bantu APD di RSUD Pamekasan]

Selain pondok pesantren tempat umum lainnya yang juga menjadi sasaran bantuan tempat cuci tangan adalah pasar, rumah sakit, puskesmas dan posko cek poin petugas di lapangan.

Kabupaten Pamekasan tercatat sebagai satu dari tiga kabupaten di Pulau Madura yang warganya ada yang positif terpapar COVID-19.

Hingga 3 Mei 2020, warga Pamekasan yang terdata positif terpapar COVID-19 sebanyak 10 orang. Perinciannya sebanyak 4 orang telah dinyatakan sembuh, 1 orang meninggal dunia, dan lima lainnya masih menjalani perawatan.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 9 orang dengan jumlah orang dalam pengawasan (ODP) sebanyak 22 orang.

“Warga yang positif terpapar COVID-19 ini umumnya yang pernah kontak dengan warga luar Madura atau datang dari zona merah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Pamekasan Achmad Marsuki. (PAMEKASAN HEBAT)