Dana Cukai Pamekasan Pamekasan 2022 Rp74,7 Miliar

PAMEKASAN HEBAT – Pemerintah Kabupaten Pamekasan tahun ini menerima dana bagi hasil cukai hasil tembakau sebesar Rp74,7 miliar, naik Rp10 miliar lebih dibanding 2021 yang hanya Rp64,5 miliar, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 2/PMK.07/2022 tentang Rincian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Menurut Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2022.

“Dalam ketentuan itu dijelaskan, bahwa total dana bagi hasil cukai hasil tembakau yang diterima Pemprov Jatim sebesar Rp2,1 triliun dan untuk Kabupaten Pamekasan sebesar Rp74,7 miliar lebih,” kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemkab Pamekasan Sahrul Munir kepada media. [Baca Juga: Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau Pamekasan 2021 Rp64,5 Miliar]

Ia menjelaskan, pemanfaatan dana bagi hasil cukai tembakau kali ini meliputi bidang penegakan hukum 10 persen, bidang pelayanan kesehatan 40 persen, kesejahteraan masyarakat 50 persen.

“Persentase pemanfaatan dana ini berbeda dengan tahun 2021. Sebab pada 2021 untuk bidang hukum 25 persen, kini hanya 10 persen, dan selebihnya untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya, menjelaskan. [Baca Juga: Data Perolehan DBHCHT Pamekasan 2018-2021]

Kabupaten Pamekasan tercatat sebagai kabupaten paling banyak dibanding tiga kabupaten lain di Pulau Madura, Jawa Timur yang menerima dana bagi hasil cukai tembakau dari pemerintah pusat.

Kabupaten Bangkalan hanya menerima Rp20,7 miliar, Sampang Rp28,2 miliar dan Kabupaten Sumenep menerima dana bagi hasil cukai tembakau sebesar Rp36,2 miliar. (KIM PAMEKASAN HEBAT)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s