Akademisi Sarankan Pemkab Pamekasan Kembangkan Pasar Edukasi

PAMEKASAN HEBAT – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bakti Bangsa (STIEBA) Pamekasan, mendorong agar pemkab setempat mengembangkan pasar tradisional yang ada di wilayah itu, menjadi pasar edukasi dan pasar wisata.

Ketua LPPM STIEBA Pamekasan Akhmad Fawaid menjelaskan Kamis (15/11/2018), gagasan itu untuk mengubah stigma tentang pasar tradisional yang selama jelek, seperti tempat kotor, becek, dan menjadi salah satu penyebab kemacetan dan hanya dijadikan tempat bertemunya penjual dan pembeli.

“Stigma seperti ini harus diubah. Pemerintah perlu melakukan revitalisasi. Bentuknya misalnya, berupa penyediaan tempat bermain anak dan ‘rest area’ khusus, yang dilengkapi wifi dan buku,” kata Fawaid.

Dengan cara seperti itu, maka pasar tidak hanya menjadi tempat menjual dan membeli barang, akan tetapi juga bisa menjadi tempat belajar dan bermain.

“Sehingga, jika satu keluarga berkunjung ke pasar, maka ibunya membeli kebutuhan di pasar, anaknya bermain di tempat bermain yang ada di pasar. Sementara, ayahnya bisa mencari pengetahuan dan informasi baru melalui buku dan internet, yang juga dipersiapkan di pasar tersebut,” ujarnya.

Bahkan, jika memungkinkan sambung Fawaid, di pasar itu pula dipersiapkan bonos kepada pengunjung dan pengguna pasar, yang mampu menjaga kebersihan pasar, dengan cara memungut sampah yang ada di pasar, tanpa menunggu petugas kebersihan pasar.

Ketua LPPM STIEBA ini juga menyarankan, agar pasar di Kecamatan ataupun pasar desa yang ada di Pamekasan, dijadikan pasar tematik atau pasar yang hanya menjual produk-produk tertentu.

Ia mencontohkan seperti yang telah terjadi di Pasar Desa Pagagan, Kecamatan Pademawu.

Pasar itu, hanya menjual hasil tangkapan ikan, dan olahan ikan. Sehingga, jika ada masyarakat di luar Pamekasan berkunjung ke Pamekasan, membutuhkan ikan dan produk olahan ikan, mendatangi pasar tersebut.

Secara terpisah, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengapresiasi gagasan yang disampaikan LPPM STIEBA Pamekasan.

Bupati meminta agar LPPM STIEBA untuk segera menyusun proposal gagasan yang ditawarkan tersebut, agar bisa dimasukkan dalam program kerja anggaran 2019. Usulan tersebut menurut Bupati Baddrut tamam, sangat logis untuk dimasukkan dalam program kerjanya.

“Silahkan STIEBA susun gagasan tersebut dalam bentuk proposal, lalu paparkan kepada kami. Nanti kami akan tindaklanjuti untuk dimasukkan dalam program tahun 2019, dan kami memang membutuh gagasan kreatif seperti itu,” ujar Baddrut Tamam. (PAMEKASAN HEBAT)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close