Arsip Kategori: Pemerintahan

Jenis Pelayanan di Mall Pelayanan Publik Pamekasan

PAMEKASAN HEBAT – Mall Pelayanan Publik akan segera dilounching Bupati Pamekasan Baddrut Tamam pada 17 Desember 2018 sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Pamekasan.

Ada 54 jenis jumlah layanan perizinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan 7 jenis layanan perizinan non-OPD, seperti pajak reklame, pajak PBB, sewa videotron, sewa gedung Serba Guna, sewa Gedung Islamic Centre, dan rekom kegiatan untuk skala kabupaten.

Berikut rincian dan jenis pelayanan yang akan dilounching Pemkab Pamekasan di Mall Pelayanan Publik yang bertempat di lantai dasar Gedung Islamic Centre di Jalan Raya Panglegur, Pamekasan:

PELAYANAN DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN

  1. Izin Mendirikan Bangunan
  2. Izin Lokasi
  3. Izin Pembangunan dan Pengembangan Perumahan
  4. Izin Usaha Jasa Konstruksi Nasional

(non kecil dan kecil)

  1. Izin Membuka Tanah/ Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah

 

PELAYANAN DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

  1. Tanda Daftar Usaha Pariwisata
  2. Izin Penyelenggaraan Usaha Hiburan atau Karaoke
  3. Izin Membawa Cagar Budaya ke luar daerah kabupaten dalam satu daerah provinsi

 

PELAYANAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

  1. Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  2. Nomor Induk Berusaha
  3. Izin Usaha Pusat Perbelanjaan(IUPP)
  4. Izin Usaha Toko Swalayan (IUTM)
  5. Surat Tanda Pendaftaran Waralaba
  6. Tanda Daftar Gudang (TDG)
  7. Izin Usaha  Industri (IUI)/Tanda  Daftar Industri (TDI)

 

PELAYANAN DINAS KESEHATAN

Long Service

  1. Izin Penyelenggaraan Optikal
  2. Izin Penyelenggaraan Laboratorium Klinik
  3. Izin Penyelenggaraan Apotek
  4. Izin Pendirian Rumah Sakit (Tipe C dan D)
  5. Izin Operasional Rumah Sakit (Tipe C dan D)
  6. Izin Penyelenggaraan Klinik
  7. Izin Toko Obat
  8. Izin Pengobatan Tradisional
  9. Izin Usaha Mikro Obat Tradisional (UMOT)
  10. Izin Penyelenggaraan Unit Transfusi Darah
  11. Izin Toko Alat Kesehatan
  12. Izin Operasional Puskemas
  13. Izin Penyelenggaraan Pelayanan Hemodialisa

 

Quick Service

  1. Surat Izin Praktek Kesehatan
  2. Surat Izin Kerja
  3. Sertifikat Laik Hygiene sanitasi, warung, rumah makan, restoran
  4. Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga

 

PELAYANAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP

Long Service

  1. Izin Lingkungan
  2. Izin Penyimpanan Sementara Limbah B3
  3. Izin Pengumpulan Limbah B3 dalam daerah Kabupaten

 

Quick Service

  1. Izin Pemanfaatan Arek Lancor

 

PELAYANAN DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PETERNAKAN

Long Service

  1. Izin Rumah Potong Hewan
  2. Izin Usaha Rumah Sakit Hewan/ Pasar Hewan
  3. Izin Usaha Pengecer Obat Hewan
  4. Izin Usaha Peternakan
  5. Izin Usaha Produksi Benih/ Bibit Ternak dan Pakan
  6. Izin Fasilitas Pemeliharaan Hewan

 

PELAYANAN DINAS PERIKANAN

Long Service

  1. Izin Usaha Perikanan Bidang Pembudidayaan dalam Daerah Kabupaten
  2. Tanda Daftar Kapal Perikanan untuk Nelayan Kecil

 

PELAYANAN DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI

Quick Service

  1. Rekomendasi penggunaan tenaga kerja asing
  2. Pengambilan kartu kuning

 

PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN

Long Service

  1. Izin Pendidikan Dasar yang diselenggarakan oleh Masyarakat
  2. Izin Pendidikan Anak Usia Dini yang diselenggarakan oleh Masyarakat/ Nonformal
  3. Izin Penyelenggaraan Satuan Pendidikan Nonformal (lembaga kursus/pelatihan)

 

PELAYANAN DINAS PERHUBUNGAN

Long Service

  1. izin trayek tetap
  2. Rekomendasi Amdalalin

Quick Service

  1. izin trayek insidentil

PELAYANAN DINAS SOSIAL

Izin Pengumpulan Sumbangan Sosial

 

PELAYANAN DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO

Long Service

  1. Izin Usaha Simpan Pinjam untuk koperasi dengan wilayah keanggotaan dalam wilayah kabupaten
  2. Izin Pembukaan Kantor Cabang, dengan wilayah keanggotaan dalam wilayah kabupaten
  3. Izin Pembukaan cabang pembantu dengan wilayah keanggotaan dalam wilayah kabupaten
  4. Izin Pembukaan kantor kas koperasi dengan wilayah keanggotaan dalam wilayah kabupaten

 

PELAYANAN DINAS TANAMAN PANGAN, HOLTIKULTURA DAN PERKEBUNAN

  1. Izin Usaha Pertanian yang kegiatan usahanya dalam daerah kabupaten

 

 

PELAYANAN BADAN KEUANGAN DAERAH

Quick Service

  1. Izin Reklame
  2. pembayaran pajak reklame
  3. Pembayaran pajak PBB

 

PELAYANAN DINAS KOMINFO

Sewa videotron

 

PELAYANAN BAGIAN UMUM

  1. sewa Gedung Serbaguna
  2. sewa Islamic Centre

 

PELAYANAN KANTOR KEMENAG

  1. Konsultasi pendaftaran nikah dan rujuk
  2. Konsultasi pendaftaran dan pemberangkatan ibadah haji
  3. Konsultasi dan bimbingan pengembangan keluarga sakinah
  4. Kolsultasi dan perlindungan konsumen bidang produk halal
  5. Konsultasi bidang ukhuah islamiyah, jalinan kemitraan dan solusi masalah umat
  6. Konsultasi bidang wakaf, zakat, infak dan sodaqoh
  7. Konsultasi bidang dakwah dan masjid atau tempat ibadah

 

PELAYANAN PDAM

  1. pendaftaran sambung baru / pelanggan baru
  2. pembayaran pemakaian PDAM
  3. informasi seputar PDAM

 

PELAYANAN PT. PLN

  1. Pelayanan pasang baru, perubahan daya dan migrasi
  2. Informasi layanan PLN
  3. Pengaduan pelanggan
  4. Penyambungan sementara

 

PELAYANAN PT. POS

  1. pengiriman surat dan paket weselpos, western union, cash to account
  2. pospay (pembayaran pajak, kredit kendaraan, rekening PLN, Telpon, PDAM, Tabungan Batarapos, dll)

 

PELAYANAN BPJS KETENAGAKERJAAN

  1. informasi BPJS Ketenagakerjaan
  2. Pendaftaran Badan Usaha

 

PELAYANAN BPJS KESEHATAN

  1. Pendaftaran PBPU baru
  2. Pendaftaran BU baru
  3. Penambahan Anggota Keluarga (PBPU & PPU)
  4. Perubahan FKTP

 

PELAYANAN PAJAK

  1. Pendaftaran NPWP
  2. Konsultasi perpajakan
  3. Permohonan status non efektif
  4. Konfirmasi status wajib pajak

 

PELAYANAN BANK JATIM

  1. Pelayanan setoran, tarik tunai dan transfer
  2. pelayanan informasi
  3. pelayanan pembayaran pajak
  4. dll

 

PELAYANAN SAMSAT

  1. Pelayanan perpanjangan STNK
  2. Balik nama kendaraan

 

PELAYANAN POLRES

  1. Perpanjangan SIM
  2. pendaftaran SKCK
  3. Pendaftaran SPKT

 

PELAYANAN KANTOR IMIGRASI

  1. Pendaftaran dan perekaman Paspor
  2. Informasi seputar imigrasi

 

PELAYANAN PERTANAHAN

  1. Pendaftaran tanah
  2. Komitmen izin lokasi dan pembuatan peta
  3. Proses jual beli tanah
  4. Penindakan teknis pertanahan

 

LAYANAN PENDUKUNG

  1. MUSHOLLA
  2. TEMPAT BERMAIN ANAK
  3. RUANG LAKTASI
  4. RUANG DONOR DARAH
  5. SUDUT BACA/ PERPUSTAKAAN MINI
  6. PELAYANAN CEK KESEHATAN GRATIS
  7. LOUNGE VIP
  8. HALL PERTEMUAN
  9. TOILET (PAMEKASAN HEBAT)

Wabup Pamekasan Minta HMI Komitmen pada Misi Perjuangan

wabup pamekasan
Wabup Pamekasan Raja’e saat menyampaikan sambutan dalam acara HMI Bershalawat di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan.

PAMEKASAN HEBAT – Wakil Bupati Pamekasan Raja’e meminta agar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tetap komitmen pada misi perjuangan organisasi itu, yakni pada keummatan dan kebangsaan.

“Ada dua hal yang mendasari HMI didirikan yang menjadi misi perjuangan HMI, yakni keummatan dan kebangsaan,” kata Raja’e saat menyampaikan sambutan dalam acara Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bershalawat dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan, Jumat (7/12/2018) malam.

Raja’e menyatakan, dirinya berbahagia karena bisa hadir dalam kesempatan itu. Selaku alumni HMI, ia juga merasa bangsa, karena nilai-nilai ke-Islam-an tetap terbangun dan terjaga di organisasi yang didirikan oleh Lafran Pane pada 5 Februari 1947 ini.

Komitmen ke-Islam-an HMI ini, menurutnya merupakan satu dari komitmen yang ditanamkan HMI sejak dirikan, yakni ke-Islam-an dan ke-Indonesia-an, sesuai dengan tujuan awal HMI didirikan, yakni mempertahankan kemerdekaan RI dan menyebarluaskan ajaran agama Islam.

“Makanya apa yang dilakukan HMI malam ini, sebagai implementasi dari mjsi ke-Islam-an HMI,” ujar wabup.

Mantan Ketua Umum HMI Cabang Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, bahwa gerakan Pamekasan bershalawat telah gencar dilakukan di Pamekasan. Bahkan pemkab juga melakukan roadshow ke sejumlah kecamatan di Pamekasan, untuk menggelorakan shalawat.

HMI Bershalawat di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan, itu, digelar bersama Majelis Al Makmur dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Menurut Ketua Umum HMI Cabang Pamekasan Moh Hokim, peringatan Maulid Nabi yang digelar HMI itu sebagai bentuk realisasi dari pola ke-Islam-an HMI di Kabupaten Pamekasan.

HMI merupakan organisasi mahasiswa milik umat Islam dan anggota organisasi yang tergabung dalam wadah ini dari berbagai kelompok, seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Al-Irsyah, dan berbagai kelompok ke-Islam-an yang lain.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam juga hadir dalam acara itu, setelah acara pembukaan selesai.

Bupati meminta maaf karena terlambat datang, tapi kehadiran bupati muda ini mampu membuat suasana meriah, bahkan bupati juga berbaur bershalawat dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan mahasiswa. (PAMEKASAN HEBAT)

Pemkab Pamekasan Segera Miliki Mall Pelayanan Publik

Mantan Wabup Pamekasan Kadarisman Sastrodiwirjo bersama Bupati Pamekasan Baddrut Tamam di acara pameran UKM di Jakarta.

PAMEKASAN HEBAT – Pamekasan akan segera memiliki “Mall Pelayanan Publik” sebagai upaya meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Pamekasan.

“Ada beberapa instansi yang bergabung menjadi satu atap dalam mall pelayanan yang peluncurannya akan kami gelar pada Desember 2018 ini,” kata Bupati Pamekasan Baddrut Tamam di Pamekasan, Sabtu (8/12/2018).

Selain instansi di lingkungan Pemkab Pamekasan, instansi vertikal, seperti Samsat dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) juga akan bergabung di “Mall Pelayanan Publik” yang ditempatkan di lantai dasar Gedung Islamic Centre di Jalan Raya Panglegur, Pamekasan itu.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat menghadiri acara Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan Periode 2018-2021.

Bupati muda yang berpasangan dengan Raja’e ini mengaku, pembentukan “Mall Pelayanan” ini sebagai upaya untuk meningkatkan layanan publik kepada masyarakat. Sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan, seperti pengurusan izin cukup datang ke satu lokasi saja.

“Di ‘Mall Pelayanan Publik’ yang akan kami lounching antara tanggal 17 hingga 20 Desember nanti, sistemnya terpadu, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke tempat lain untuk mengurus kelengkapan perizinan,” kata Baddrut Tamam.

Baddrut mengatakan, “Mall Pelayanan Publik” di Pamekasan ini merupakan kelima di 38 kabupaten kota di Jawa Timur, setelah Kota Surabaya, Kabupaten Banyuangi, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Mojokerto.

Saat menghadiri acara “Himpunan Mahasiswa Islam Bershalawat” di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan Jumat (7/12), Baddrut mengajak, semua lapisan masyarakat bisa mendukung program baik dalam rangka meningkatkan pelayanan publik tersebut.

“Evaluasi dalam rangka peningkatan pelayanan demi rakyat Pamekasan akan terus kami lakukan. Enam bulan setelah peluncuran nanti kita kaji lagi untuk terus disempurnakan,” ujar Baddrut.

Saran dan masukan dari masyarakat serta kritik yang membangun demi terwujudnya cita ideal “Pamekasan Hebat” menurut bupati sangat diharapkan, karena kabupaten yang maju apabila semua elemen kompak untuk terus berinovasi kearah yang lebih baik.

“Peran organisasi pemuda, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan kelompok organisasi pemuda dan mahasiswa lainnya yang tergabung dalam kelompok Cipayung, sangat diharapkan dalam rangka mewujudkan Pamekasan yang ‘bajha, rajha tor parjugha’,” kata Bupati yang mendapatkan anugerah Gordon HMI pada acara “HMI Bershalawat” di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan pada 7 Desember 2018 itu. (PAMEKASAN HEBAT)

Baddrut Tamam Jelaskan Penertiban PKL di Arek Lancor

PAMEKASAN HEBAT – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menjelaskan tentang kebijakan pemerintah menertibkan para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan.

“Penertiban ini, sebagai upaya untuk menata kota Pamekasan ini agar cantik dan indah, bersih asri dan enak dipandang,” kata Baddrut saat menemui para pengunjuk rasa perwakilan pedagang asongan yang berjualan di sekitar area Arek Lancor itu.

Saat ini, tata kota nampak kumuh dan terlihat sangat tidak indah dipandang, sehingga pemerintah perlu melakukan langkah-langkah agar Pamekasan lebih indah dan cantik. Selain itu, penertiban bagi penjual asongan di area Monumen Arek Lancor bukan dimaksudkan untuk menggusur kegiatan ekonomi masyarakat, karena PKL sejatinya merupakan kekuatan ekonomi masyarakat Pamekasan.

Sebab Pemkab Pamekasan melalui Peraturan Bupati Pamekasan Nomor: 38 Tahun 2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Tentang Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2008 Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima telah menentukan lokasi dan waktu kegiatan usaha.

Pada Pasal 6 Bab III tentang Lokasi dan Waktu Kegiatan Usaha dijelaskan ada delapan lokasi yang ditetapkan menjadi tempat aktivitas pedagang kaki lima Pamekasan dalam menjalankan usahanya. Masing-masing, (1) kawasan Sae Salera di Jalan Niaga, mulai sore hingga malam hari, (2), kawasan Sae Rassah di Jalan Dirgahayu mulai sore hingga malam hari, (3), kawasan eks Stasiun PJKA di Jalan Trunojoyo, selama 24 jam, (4), kawasan Jalan Wahid Hasyim sisi barat, mulai sore hingga malam hari, (5), kawasan Jalan Cokroatmojo sisi timur selama 24 jam, lalu (6), kawasan Jalan Kemayoran mulai sore hingga malam hari, (7), kawasan Jalan Stadion sisi barat mulai sore hingga malam hari dan (8) kawasan Jalan Panglegur ke barat selama 24 jam.

Pada Perbup Nomor: 38 Tahun 2009 yang ditanda tangani oleh Bupati Pamekasan Kholilurrahman kala itu pada 8 Desember 2009 dan diundangkan pada 14 Desember 2009, Arek Lancor bukan kawasan tempat berusaha PKL.

“Dan pada Pasal 10 Perbup Nomor: 38 Tahun 2009 ini dijelaskan bahwa sejak perbup ini diundangkan telah dinyatakan berlaku,” kata Baddrut menerangkan.

Dinas teknis dibawah kepemimpinan dirinya saat ini yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dibantu aparat kepolisian dan institusi teknis lainnya, menurut dia, menyelenggaran Perbup Nomor 38 Tahun 2009 yang telah ditanda tangani oleh Bupati Pamekasan Kholilurrahman kala itu.

“Jadi penertiban ini bukan untuk membubarkan usaha kecil, akan tetapi untuk menata, agar kota ini menjadi indah, enak dipandang dan tamu yang datang ke Pamekasan ini kerasan datang ke kabupaten yang kita cintai ini,” ujar mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur ini.

Baddrut menjelaskan, cita ideal “Pamekasan Hebat” di era kepemimpinan dirinya akan ditata melalui hal-hal kecil, sebagai bentuk realisasi nilai moral dari program Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbang Salam) yang telah menjadi keputusan politik Pamekasan sejak lama.

“Jargon baik kita di Islam itu kan ‘kebersihan sebagian dari iman’ dan saya berkomitmen agar nilai-nilai ini tidak menjadi jargon dan ajaran nilai semata, akan tetapi terlaksana,” kata bupati muda yang berlasangan dengan Raja’e ini.

Situasi unjuk rasa PKL Arlan Pamekasan

Oleh karenanya, Bupati Baddrut Tamam mengajak semua elemen masyarakat mendukung program baik Pemkab Pamekasan dalam menata kota lebih indah, asri dan nyaman.

Bupati juga menuturkan, bahwa dirinya memiliki komitmen kuat dalam memberdayakan program ekonomi kerakyatan karena memang telah menjadi program perioritas dirinya. Bahkan ia menjelaskan, bahwa dirinya juga pernah menjadi pelaku pedagang kaki lima saat kuliah di Malang dulu, sehingga ia merasakan bahwa apa yang dirasakan para pedagang kali lima tersebut.

Sementara itu, hasil audiensi PKL dengan Bupati Pamekasan Baddrut Taman tercapai kesepakatan untuk sementara mereka tetap boleh berjualan hingga pemerintah menemukan tempat relokasi bagi mereka. Hanya saja, bupati, meminta agar mereka menjaga kebersihan dan tidak menaruh gerobak sembarangan, apalagi ditinggal di lokasi area PKL, karena merusak keindahan kota. (PAMEKASAN HEBAT)

Raja’e Ingin HMI-PMII Tetap Kritik Pemerintahan

Wakil Bupati Pamekasan Raja’e saat menyampaikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan, Komisariat IAIN di Pendopo Budaya Jalan Jokotole, Pamekasan, Minggu (25/11/2018) malam.

PAMEKASAN HEBAT – Wakil Bupati Pamekasan Raja’e menginginkan agar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tetap menyampaikan kritik terhadap pemerintahan yang kini sedang dipimpin oleh mantan aktivis kedua organisasi ektra kampus itu.

“Saat ini saya bersama Pak Bupati Ra Baddrut Tamam dipercaya masyarakat memimpin Pamekasan. Tapi sebagai mantan aktivis, saya dan Ra Baddrut bukan menutup mata untuk menerika kritik dari HMI dan PMII,” kata Raja’e saat menyampaikan sambutan dalam acara pelantikan Pengurus HMI Cabang Pamekasan Komisariat IAIN di aula Pendopo Budaya Pemkab Pamekasan, Minggu (25/11/2018) malam.

Kritik konstruktif dan bertanggung jawab, yakni tidak hanya menyampaikan kritik, akan tetapi juga tawaran solusi, menurut mantan Ketua Umum HMI Cabang Pamekasan ini, sangat dibutuhkan untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Wakil Bupati Pamekasan Raja’ie Minggu (25/11/18) malam hadir secara langsung pada acara Pelantikan Pengurus HMI Komisariat IAIN Madura periode 2018-2019 itu.

Acara yang dirangkai dengam dialog Publik Pemuda dan Dinamika Politik Keumatan itu bagi HMI Komisariat IAIN terasa sangat spesial. Sebab orang nomor dua di Pemkab Pamekasan ini adalah mantan aktivis HMI yang pernah menjabat sebagai Ketau HMI Cabang Pamekasan. Bahkan sebelumnya Raja’ie juga menjabat sebagai Ketua Komisariat STAIN Pamekasan yang kini merubah menjadi Komisariat IAIN Madura.

Selain Raja’ie, pelantikan tersebut juga dihadiri oleh alumni HMI IAIN lainnya, termasauk pengurus Majelis Daerah Korp Alumni HMI (KAHMI) Pamekasan. Sejumlah pengurus organisasi mahasiswa ekstra kampus lain seperti PMII, GMNI dan KAMMI Cabang Pamekasan juga tampak hadir mengikuti acara pelatinkan tersebut.

Wabup lebih lanjut mengatakan, saat ini di Pamekasan merupakan momentum yang spesial bagi HMI dan PMII. Sebab mantan aktivis HMI dan PMII yang masih berusia muda kini tengah memimpin Pamekasan. Badrut Tamam Bupati Pamekasan, kata Raja’ie mantan Ketua PK PMII Jawa Timur dan dia sendiri mantan Ketua HMI Cabang Pamekasan.

Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat untuk memimpin Pamekasan, lanjut Raja’ie, merupakan penghargaan yang mulia bagi mantan aktivis mahasiswa untuk ikut andil dan berperan membangun daerah.

Kepercayaan itu, kata dia, harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai ladang pengabdian untuk kemajuan pembangunan. Membangun kreatifitas dan inovasi agar bisa menjalankan tugas kepemimpinan dengan baik.

“Maka sekali lagi, kami berharap agar adik adik HMI, PMII dan aktivis organisasi ekstra kampus lainnya juga terlibat mengawal pelaksanaan pembangunan di Pamekasan dan menyumbang pemikiran yang cerdas untuk perbaikan dan kemajuan pembanguan Pamekasan ini,” ajak Raja’e.

Sekalipun pucuk pimpinan Pamekasan saat ini tengah dipegang oleh mantan aktifis HMI dan PMII, Raja’ie meminta agar jangan sampai para kader HMI dan PMII dan para alumninya tidak berani mengkritik pemerintah. Justru sebaliknya dia berharap agar mereka dan semua organisasi mahasiswa ekstra kampus tetap serius dan konsisten mengkritiasi jalannya pembangunan di Pamekasan.

Raja’ie berjanji akan membantu mempermudah bagi para aktivis mahasiswa jika membutuhkan fasilitas milik daerah untuk kepentingan pengkaderan mereka.

“Silahkan pakai pendopo ini, pendopo bupati, namun semuanya itu dilalui dengan mengikuti mikanisme dan prosedur secara formal,” katanya.

Dan yang paling penting, dia berharap agar kegiatan di organisasi ekstra kampus tidak sampai mengganggu prestasi akademik para mahasiswa. Justru sebaliknya, kata dia, para aktivis mahasiswa harus memiliki prestasi akademik yang bagus. Karena sejatinya kegiatan ekstra kampus itu bisa mengasah kecerdasan otak dan kecerdasan social para mahasiswa.

Wabup berpesan, ada tiga sukses yang harus diperhatikan aktivis mahasiswa ektra kampus terutama HMI, yakni sukses akademik, sukses organisasi dan sukses diri.

Sukses akademik, berarti nilai akademik aktivis harus bagus, sedangkan sukses organisasi, aktivis harus bisa berproses dengan baik di organisasi yang diikuti, memahami kaidah organisasi, visi dan missi, serta implemantasinya di lapangan.

Sementara, pada sukses diri, aktivis hendaknya mampu mengelola dirinya sendiri, sesuai dengan keinginan, pemikiran dan mampu mewarnai kehidupan sosial dari diri pribadinya.

HMI merupakan organisasi mahasiswa Islam tertua di Indonesia, dirikan pada 5 Februari 1947 oleh Lafran Pane dan kawan-kawan. Organisasi yang dirikan 2 tahun setelah kemerdekaan Republik Indonesia ini memiliki dua tujuan, yakni mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, dan menyebarluaskan ajaran agama Islam.

Tujuan tujuan awal ini yang kemudian menempatkan peran HMI, yakni sebagai kader umat dan kader bangsa. Kader keummatan HMI dibuktikan dengan sikap independensi organisasi itu, secara etis dan organisatoris. (PAMEKASAN HEBAT)

Baddrut-Raja’e Sidak Malam Hari Demi Meningkatkan Pelayanan

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakil Bupati Raja’e saat meninjau kantor Kecamatan Waru, Pamekasan.

PAMEKASAN HEBAT – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakil Bupati Raja’e melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada malam hari, demi meningkatkan pelayanan masyarakat sebagaimana menjadi komitmen pasangan pemimpin muda ini.

Salah satunya, seperti sidak yang dilakukan di Kecamatan Waru, Pamekasan, Jumat (23/11/2018) malam. Sidak dilakukan secara insidentil, dan Bupati Baddrut Tamam serta Wabup Raja’e langsung mendatangi secara langsung kantor Kecamatan Waru.

Duet pasangan pemimpin yang merupakan perwakilan daerah utara dan selatan ini mengaku, komitmen peningkatan pelayanan keduanya bukan hanya di tingkat kabupaten, akan tetapi juga di tingkat kecamatan, hingga di tingkat desa.

“Kita lakukan pengecekan secara langsung, kami dan para camat dalam pertemuan sebelumnya telah berkomitmen untuk mengabdi kepada masyarakat, untuk senantiasa terus meningkatkan pelayanan,” katanya.

Alhamdulillah, sambung bupati, Camat Waru sudah menempati rumah dinasnya, sehingga, kebutuhan tentang pelayanan, sudah menunjukkan komitmen lebih baik.

“Minimal rumah dinas camat ditempati dulu, lalu kita tingkatkan pelayanannya secara perlahan-lahan. Sebab kalau rumah dinas ditempati, pak camat bisa mengetahui secara langsung, apabila masyarakat membutuhkan pelayanan,” katanya, menambahkan.

Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jatim ini menambahkan, saat kampanye pilkada, dirinya bersama Raja’e memang memang menjadikan program peningkatan layanan sebagai salah satu fokus perhatian.

Pemerataan dalam berbagai sektor, akan terus didorong, baik antara kota dengan desa, ataupun pemerataan pelayanan dan pembangunan antara wilayah utara dan selatan.

Dasar itu pula yang menyebabkan Baddrut Tamam menggandeng mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan untuk mendampingi dirinya mengabdi kepada masyarakat Pamekasan. (PAMEKASAN HEBAT)

Muhammadiyah Dukung “Pamekasan Hebat” Melalui Pembentukan Generasi Qurani

PAMEKASAN HEBAT – Ormas Islam Muhammadiyah mendukung program “Pamekasan Hebat” yang dicanangkan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakilnya Raja’e, melalui pembentukan generasi Qurani.

Menurut Sekretaris Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Kabupaten Muhammadiyah Azis Maulana, pembentukan generasi muda Qurani itu akan dilakukan Muhammadiyah dengan cara melakukan seleksi para pemuda penghafal Al Quran.

“Muhammadiyah berkepentingan ikut mendukung dan mensukseskan program ‘Pamekasan Hebat‘ yang dicanangkan Pemkab Pamekasan, karena misinya, yakni terwujudnya tatanan masyarakat kreatif, inovatif, berlandaskan nilai-nilai ke-Islam-an,” ujar Azis dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Kamis (15/11/2018) malam.

Azis yang juga dosen di Institute Agama Islam (IAI) Al-Khairat, Pamekasan ini lebih lanjut, menjelaskan, pembentukan generasi Qurani dengan melakukan seleksi kepada remaja dan anak-anak muda penghafal Al Quran itu, dengan memanfaatkan momentum Milad Ke-109 Muhammadiyah.

Dalam kegiatan yang akan digelar 2 Desember 2018 itu, Muhammadiyah Pamekasan akan menggelar lomba Hifdzil Quran 30 juz untuk anak usia 12 tahun.

Milad yang mengambil tema “Muhammadiyah Merekat Kebersamaan Menuju Indonesia Berkemajuan” ini juga sebagai program pendukung Pemkab Pamekasan, yakni “Pamekasan Hebat” karena memiliki kepentingan yang sama.

Menurut Azis Maulana, “Pamekasan Hebat” merupakan cita ideal yang hendak diwujudkan kepemimpinan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakilnya Raja’e (Berbaur) sebagai bagian dari semangat untuk membangun tata kelola pemerintah yang baik, bersih, dan bermartabat, berlandaskan nilai-nilai moral Islam yang mengharuskan penganutnya berbaik sangka (husnus dzan), dengan mengacu kepada landasan ideologis dan kerja kemanusiaan, yakni beriman, berilmu dan beramal.

“Kesamaan inilah visi dan misi perjuangan keummatan inilah yang membuat Muhammadiyah Pamekasan komitmen mendukung kepemimpinan ‘Berbaur’ dalam mewujudkan cita ideal ‘Pamekasan Hebat‘,” katanya, menjelaskan.

Oleh karenanya, sambung dia, “tageline” Pemkab Pamekasan tentang Pamekasan Hebat juga menjadi “tageline” lomba Tahfidz Al Quran yang digelar Muhammadiyah Pamekasan. (PAMEKASAN HEBAT)

Bupati Baddrut Tamam Silaturrahmi ke Tiga Pesantren Bersama Dandim Pamekasan

PAMEKASAN HEBAT – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Rabu (14/11/18) bersilaturrahmi ke sejumlah pondok pesantren dan ulama pengasuh lembaga pendidikan Islam itu.

Selain untuk menjalin silaturahmi, kegiatan itu juga dilakukan untuk mendamping Dandim 0826 Pamekasan Letkol Nuryanto yang pamitan kepada para kiai karena dalam waktu dekat akan segera pindah tugas.

Ada tiga pondok pesantren yang dikunjungi Bupati Badrut Tamam, yakni Pondok Pesantren Al Mujtamak Plakpak Pegantenan, asuhan KH Abdul Ghafur. Pondok pesantren Sumber Bungur Pakong Asuhan KH Madani dan yang terakhir silaturrahmi ke kediaman KH Marzuki Jufri Blumbungan Kecamatan larangan.

Dalam kunjungan silaturrahmi ini Bupati didampingi oleh Pj Sekdakab Pamekasan Moh Alwi dan sejumlah Kepala Dinas antara lain Kepala Dinas PUPR Totok Hartono, Kepala Dinas Pendidikan Moh Tarsun, Kepala dinas Pemuda dan Olah Raga Mohammad, Plt Kepala Bappeda Rachmad Kurniadi Suroso, Kepala Dinas Perumahan Muharram, Kepala Badan Pemberdwaan Pegawai dan SDM Lukman Hedi Mahdia, Kabag Kesra Faris Syaifullah Wajdi dan Kabag Humas Protokol Suprianto.

Para pengusuh pondok yang dikunjungi mengucapkan terima kasih atas kunjungan bupati bersama rombongan. Mereka juga berterima kasih kepada Dandim 0826 Pamekasan Letkol Nuryanto yang telama lama bertugas mengabdi di Pamekasan.

Para kiai juga berharap Bupati Badrut Tamam dan Wakilnya Raja’ie akan bisa melaksanakan tugas dengan baik sebagai pemimpin baru di Pamekasan. Begitu juga kepada Dandim 0826 Pamekasan Letkol Nuryanto, selain berterima kasih atas pengabdiannya bertugas di Pamekasan, para kiai yang dikunjungi berharap agar bisa melaksanakan tugas dengan baik ditempat tugas yang baru nanti. (NAUFAL – HUMAS)

Santri Peraih Juara Tahfidz ASEAN Disambut di Pendopo Pamekasan

PJ Sekda Pamekasan Moh Alwi menyambut santri peraih juara Tahfidz Al Quran tingkat ASEAN di Pendopo Pemkab Pamekasan

PAMEKASAN HEBAT – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menyambut secara khusus kedatangan santri Pondok Pesantren Banyuanyar yang meraih juara Tahfidz Al Quran tingkat ASEAN di pendopo pemkab setempat, Selasa (13/11/2018).

Penyambutan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pamekasan Moh Alwi mewakili Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan Afandi.

“Ini kami lakukan karena ia telah mengharumkan nama Pamekasan di tingkat ASEAN,” kata Alwi.

Alwi juga menyampaikan terima kasih kepada para guru dan ustaz yang telah membimbing siswa bernama Dodi Andrian Febriansyah, kelas XI SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar Jurusan IPS 2 asal Desa Kapong, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan itu, hingga berhasil meraih juara.

Anak dari pasangan Muhammad Anwar dan Satuni itu berhasil meraih juara Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) ke-4 tingkat Asean kerja sama Pesantren Darunnajah Jakarta dengan Qatar yang digelar selama tiga hari mulai tanggal 9 hingga 11 November 2018.

Dodi, sebelumnya juga pernah berhasil meraih juara 1 Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) Wilayah Jawa Timur yang bertempat di Pesantren Modern Al-Amanah Sidoarjo.

Pada lomba tingkat Asean itu, diikuti delegasi dari sejumlah negara, seperti Kamboja, Singapura, Myanmar, Brunai Darussalam, Malaysia, Thailand, Filipina dan Qatar.

Di tingkat Asean itu Dodi berhasil meraih juara 3, sedangkan juara 1 diraih oleh peserta dari Kamboja dan juara 2 diraih oleh peserta dari Banten.

Juara Tahfidz Quran kali ini menambah koleksi piala dari kategori lomba Tahfidz di SMA Tahfidz Darul Ulum. Sebelumnya utusan lembaga ini juga berhasil meraih juara tingkat nasional yang diadakan di Universitas Brawijaya Malang dan juga juara tingkat Kabupaten dalam seleksi MTQ Kabupaten Pamekasan.

Selain disambut khusus Pemkab Pamekasan, kedatangan santri peraih juara MHQ tingkat Asean itu juga disambut meriah ribuan santri di pondok pesantren itu.

“Kami berharap keberhasilan Dodi ini akan menjadi inspirasi bagi siswa dan santri lainnya di lembaga Darul Ulum, Banyuanyar ini,” ujar guru SMA Tahfidz Pamekasan Halil. (PAMEKASAN HEBAT)

Baddrut-Raja’e Sambangi TMMD, Bakar Ikan, dan Makan Lesehan Ala Santri

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat menyambangi lokasi Satgas TMMD dan bakar ikan bersama Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto.

PAMEKASAN HEBAT – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyambangi Satgas TMMD di Desa Pasanggar, Kamis (08/11/2018).

Kehadiran orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan ini didampingi Wabup Bupati Raja’e beserta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kebersamaan TNI dan Rakyat” dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 semakin semarak setelah kedua pasangan pemimpin muda ini tida di lokasi.

Bupati datang ke lokasi TMMD dengan memakai udeng, celana coklat dan kaos berwana hitang bertuliskan “Pamekasan Hebat”. Sedangka Raja’e memakai baju putih dengan kopyah hitam dan sarungan ala santri.

Pamekasan Hebat” merupakan cita ideal yang hendak diwujudkan kepemimpinan Baddrut Tamam dan Raja’e (Berbaur) dengan mengacu kepada konsep normatif Islam yang mengharuskan penganutnya berbaik sangka (husnus dzan), melalui pilar ideologis dan kerja kemanusiaan, yakni beriman, berilmu dan beramal.

Anggota satgas TMMD nampak akrab dengan sang pemimpin muda ini, bahkan suasana penuh keceriaan saat “RBT” sapaan akrab Baddrut Tamam ini menyampaikan guyonan kepada prajurit abdi negara itu, termasuk dengan masyarakat yang ada di lokasi TMMD itu.

Sikap santun, dan murah senyum sang pemimpin muda ini, mampu membangun “kepemimpinan tak berjarak” sehingga suasana nampak semakin akrab. Apalagi bupati dan wabup membakar ikan bersama Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto, dan aparat desa di lokasi Satgas TMMD itu, lalu makan lesehan ala santri.

“Senda gurau pak bupati, ngobrol dan canda tawa sambil membakar ikan, seperti ini, serasa menghilangkan penat kami setelah tadi seharian beraktivitas,” ujar salah seorang anggota TNI di lokasi itu.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam bakar ikan bersama aparat desa.

Menurut bupati, tujuan kedatangannya bersama Raja’e, untuk memberikan semangat moril, kepada para abdi negara yang telah mendedikasikan dirinya untuk membantu membangun desa.

“Saya dan Pak Raja’e dan atas nama Pemkab Pamekasan mengucapkan banyak terima kasih kepada TNI yang membangun Desa Pasanggar dengan melaksanakan acara-acara diluar jam Kerja dilokasi TMMD seperti saat ini bisa menjadi sarana mempererat hubungan TNI dengan Rakyat,” ujar Badrut Tamam.

Sementara, Komandan Satgas TMMD Ke-103 Kodim 0826/Pamekasan, Letkol Inf Nuryanto menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati dan para Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Pamekasan yang sudah rela menyambangi Satgas TMMD di malam hari walaupun letaknya jauh dari Perkotaan serta mengapresiasi Satgas TMMD dan warga setempat yang sudah saling merasa menjadi keluarga.

“Ini merupakan salah satu tujuan dan harapan kami dalam program Satgas TMMD ini, dimana TNI semakin manunggal dengan masyarakat. Sebab TNI memang lahir dari rakyat dan berjuang untuk rakyat,” kata Dandim. (PAMEKASAN HEBAT)